LIGADUNIA365- Berikut satu foto Gedung London Sumatera (Lonsum) di Medan yang merepresentasikan arsitektur kolonialnya yang megah dan klasik — sangat cocok menjadi referensi visual untuk gambarmu.
Sejarah dan Asal-usul Gedung PT. London Sumatra Indonesia (Lonsum)
1. Awal Pendirian dan Nama Asli
-
Gedung ini dibangun pada sekitar tahun 1906, dibangun oleh perusahaan Inggris Harrisons & Crosfield (H&C) sebagai kantor pusat administrasi operasi perkebunan mereka di Medan
-
Awalnya bernama Juliana Building, sebagai penghormatan kepada Ratu Juliana dari Belanda yang lahir sekitar tahun itu.
2. Arsitektur dan Teknologi Masa Itu
-
Gedung ini adalah bangunan bertingkat pertama di Medan, bahkan di Pulau Sumatera, dengan lift tertua yang masih berfungsi hingga sekarang.
Desainnya mengusung gaya arsitektur Eropa klasik/transisi akhir abad ke-19, seperti jendela panjang, pilar besar, dan ornamen detail khas Art Deco.
-
Lift-nya berbentuk sangkar besi (jeruji besi hitam), kayu, dengan dekorasi Art Deco, masih dioperasikan oleh operator khusus dengan tuas — bukan tombol — dan kadang berhenti tidak presisi pada lantai.
3. Lokasi Strategis
-
Terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 2 (dulu Winkelstraat Kesawan dan Huttenbachstraat), di sudut paling barat daya Esplanade Square, yang kini adalah pusat kota Medan dan dekat kawasan heritage seperti Lapangan Merdeka, Tjong A Fie Mansion, Stasiun Kereta Api Medan, dan Kantor Pos Utama.
4. Perubahan Kepemilikan
-
Setelah masa kolonial Belanda, gedung ini sempat dikuasai pemerintah Belanda, namun setelah kemerdekaan, kepemilikannya berpindah secara bertahap hingga menjadi milik PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) sejak tahun 1994.
-
Sebelum 1994, pada tahun 1982, kepemilikan saham H&C sempat dijual ke perusahaan Malaysia Sime Darby .
5. Kelestarian dan Fungsi Saat Ini
-
Gedung ini tetap mempertahankan bentuk dan corak arsitektur aslinya, hingga kini dijadikan cagar budaya dan terus difungsikan sebagai kantor pusat Lonsum.
-
Bangunan ini juga menjadi ikon wisata sejarah, populer bagi fotografi, edukasi sejarah, dan warisan arsitektur kolonial Medan.
Ringkasan Informasi
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Tahun Pembangunan | Sekitar 1906 |
| Nama Asli | Juliana Building (atas nama Ratu Juliana) |
| Fungsi Awal | Kantor pusat Harrisons & Crossfield (perusahaan perkebunan Inggris) |
| Arsitektur | Eropa klasik, Art Deco, lift tertua di Sumatera |
| Lokasi | Jl. Ahmad Yani No. 2, kawasan Kesawan, pusat heritage Medan |
| Kepemilikan | H&C → Sime Darby (1982) → PT Lonsum (1994) |
| Status Kini | Cagar budaya & kantor aktif; ikon wisata sejarah |
Jika kamu ingin mengembangkan visual gambarmu, kamu bisa menambahkan:
-
Ornamen Art Deco di lift, tangga lebar, dan pilar megah di pintu masuk
-
Sentuhan warna putih krem dan jendela panjang khas kolonial
-
Rerumputan atau jalan Kesawan di depannya sebagai latar kota Medan tempo doeloe
Kalau kamu perlu referensi tambahan seperti sketsa arsitektur, ilustrasi lift, atau perkembangan visual dari berbagai era, beri tahu saja ya!
No comments:
Post a Comment