LIGA99- Kevin Federline mengklaim anak-anaknya sudah berhenti menemui ibu mereka, Britney Spears. Hal itu terjadi setelah mereka melihat sesuatu di rumah Spears.
"[Britney] bertemu salah satu putra saya suatu hari tahun ini, dan dia memutuskan untuk tidak kembali ke sana karena apa yang dilihatnya," kata Federline kepada Piers Morgan dalam episode Uncensored pada Kamis, 23 Oktober 2025, merujuk pada putra mereka, Sean Preston (20), dikutip dari Page Six, Minggu (26/10/2025).
"Yang satunya lagi, Jayden, putra bungsu saya, sekarang berusia 19 tahun. Dia sudah beberapa kali ke sana selama setahun terakhir, dan dia berhenti menemuinya dalam beberapa bulan terakhir karena situasi ini," imbuhnya.
Federline mengklaim bahwa putra-putra mereka 'ketakutan' dan 'mengkhawatirkan ibu mereka', dan mengatakan mereka 'tidak tahu bagaimana membantu karena semua ini telah merugikan'.
Ketika ditanya alasan putra-putra Spears tidak 'ingin berada di dekatnya' dan apa yang mungkin telah mereka lihat, Federline menolak menjelaskan lebih lanjut karena itu 'bukan ceritanya'. "Itu kisah putra-putra saya yang akan saya ceritakan jika mereka memutuskan untuk melakukannya. Maksud saya, hal-hal yang mereka lihat sungguh mengejutkan, kan?" ujar mantan penari latar itu.
"Sangat mengejutkan sampai salah satu putra saya datang dan menelepon saya lalu berkata, 'Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya takut ibu akan meninggal.'"
Sederet Tuduhan Kevin Federline untuk Britney Spears
Spears tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Page Six. Sementara, Federline sibuk mempromosikan memoarnya, You Thought You Knew, yang dirilis pada Selasa pekan ini. Beberapa hari menjelang perilisan buku tersebut, mantan suami Spears merilis kutipan dari buku tersebut yang mengklaim serangkaian dugaan kesalahan.
Federline mengklaim dalam buku tersebut bahwa Spears diduga mengonsumsi kokain saat masih menyusui, meninju wajah Preston, dan pernah berharap putra-putranya mati. Federline juga mengklaim Spears (43) melihat putra-putranya tidur dengan "pisau di tangannya."
Dia juga merinci perilaku "aneh" Spears sebelum mencukur habis rambutnya pada 2007, menuduh Spears berselingkuh dengan seorang penari latar wanita, dan berbagi momen-momen "puncak kehancuran" yang menyebabkan runtuhnya pernikahan mereka, yang berlangsung dari 2004 hingga 2007.
Bantahan Pihak Britney Spears
Seorang perwakilan Spears sebelumnya menepis memoar itu sebagai upaya pemerasan. "Dengan berita tentang buku Kevin yang beredar, sekali lagi, dia dan orang lain mengambil untung darinya," kata perwakilan tersebut kepada Page Six dalam sebuah pernyataan awal bulan ini.
Mereka menambahkan, "Sayangnya, ini terjadi setelah tunjangan anak Kevin berakhir."
Sang penyanyi hit, di sisi lain, beberapa kali mengecam mantan suaminya di media sosial. "Perlakuan gaslighting yang terus-menerus dari mantan suami sangat menyakitkan dan melelahkan," tulisnya melalui X pada 15 Oktober. "Saya selalu memohon dan berteriak agar bisa hidup bersama anak-anak saya."
Dia juga tampaknya membenarkan bahwa anak laki-lakinya telah berhenti mengunjunginya, dengan menulis bahwa 'seorang anak laki-laki' telah menemuinya selama '45 menit dalam setahun terakhir' dan anak laki-laki lainnya hanya 'empat kali mengunjunginya' 'dalam lima tahun terakhir'.
Britney Bantah Rumahnya Dipenuhi Kotoran Hewan
Sebelumnya, Britney Spears menghebohkan publik dengan kondisi kediaman mewahnya. Pasalnya, kondisi rumah mewah itu dipenuhi dengan kotoran anjing peliharaan miliknya yang berserakan di lantai rumah.
Dilansir dari laman Page Six, 10 September 2025, Britney mengunggah sebuah video di Instagram pribadinya memperlihatkan dirinya bernyanyi sambil menyiapkan ring light pada 18 Agustus 2025. Namun, perhatian publik justru tertuju pada latar belakang, saat salah satu anjingnya terlihat berjalan di ruang tamu dengan kotoran yang tampak di lantai.
Sebelumnya, pelantun lagu “Toxic” tersebut sempat memberi tahu para pengikutnya bahwa saat itu ia sedang bersih-bersih rumah habis-habisan. Hal itu pun mengundang kritikan hingga kekhawatiran dari warganet.
No comments:
Post a Comment