Saturday, September 27, 2025

Hantu Red September Kembali Datang: USD 1,12 Miliar Lenyap dalam Sehari

 


LIGADUNIA365- Gelombang likuidasi masif menghantam pasar kripto, menyapu bersih miliaran dolar Amerika Serikat (AS) dan 252.000 trader dalam 24 jam. Ethereum dan Bitcoin menjadi korban terbesar dari kejatuhan mendadak ini.

Penurunan ini banyak dikaitkan dengan Pola Red September atau September Merah.

Pasar kripto baru-baru ini mengalami salah satu aksi jual (sell-off) terbesar dalam sejarah, di mana lebih dari USD 1,12 miliar posisi trader dilikuidasi hanya dalam 24 jam.

Dikutip dari coinmarketcap, Sabtu (27/9/2025), peristiwa ini memaksa penutupan paksa lebih dari 252.000 posisi trader. Likuidasi ini didominasi oleh posisi long (taruhan naik), yang menyumbang USD 1,04 miliar dari total kerugian.

Angka ini menunjukkan betapa banyak trader yang tidak siap menghadapi penurunan tajam tersebut.

Aset Mana yang Paling Menderita?

Kerugian terpusat pada mata uang kripto terbesar, dengan Ethereum (ETH) mengalami pukulan paling telak:

Ethereum (ETH): Likuidasi sebesar $428,11 juta. ETH turun tajam 7% hingga 13%, jebol di bawah level support penting $4.000.

Bitcoin (BTC): Likuidasi sebesar $273,60 juta. BTC merosot dari $113.660 ke sekitar $109.500.

Solana (SOL): Kerugian mencapai $75,20 juta.

Selain itu, altcoin lain seperti XRP, Avalanche, dan Dogecoin juga ikut tertekan. Likuidasi masif ini dianggap para ahli sebagai sinyal adanya perubahan sentimen pasar yang lebih luas.

Mengapa Likuidasi Sebesar Ini Terjadi?

Para ahli pasar sepakat bahwa peristiwa ini adalah akibat klasik dari penggunaan leverage (daya ungkit) yang terlalu tinggi dalam perdagangan.

Reaksi Berantai: Saat harga mulai turun, trader dengan leverage tinggi tidak mampu menutupi kerugian, memicu margin call.

Penutupan Paksa: Bursa secara otomatis menutup posisi mereka (likuidasi).

Tekanan Jual: Penutupan posisi ini menambah tekanan jual di pasar, menyebabkan harga semakin anjlok dan memicu lebih banyak likuidasi.

Pola Red September: Penurunan ini juga dikaitkan dengan "Pola September Merah", di mana pasar kripto secara historis sering mengalami pelemahan dan peningkatan volatilitas di bulan September.

Reaksi Pasar dan Peluang Beli

Setelah aksi jual, total nilai pasar kripto turun hampir 3,5% menjadi sekitar USD 3,75 triliun. ETH diperdagangkan di sekitar USD 3.928 dan BTC bertahan di dekat USD 109.500.

Meskipun ribuan trader ritel merugi, penurunan tajam ini menciptakan perpecahan di kalangan investor:

Peringatan: Sebagian melihatnya sebagai bukti bahwa leverage tinggi masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas pasar.

Peluang Beli: Investor jangka panjang dan institusional justru melihat koreksi ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi (membeli) BTC dan ETH pada harga diskon, sambil menunggu sentimen pasar membaik.

Hari-hari ke depan akan menjadi penentu apakah pasar akan mulai stabil atau melanjutkan tren penurunannya.

No comments:

Post a Comment

Josh Groban Gelar Konser di Jakarta dengan Iringan Orkestra, Ada Duet dengan Raisa

  AYAHQQ - Josh Groban untuk pertama kalinya akan menggelar konser solo di Indonesia. Pertunjukan yang merupakan rangkaian dari tur konser b...